Assalam mu alaikum...

Media ini adalah media kita bertemu dan bersilaturahmi dalam dunia akal dan fikiran, dalam dunia nurani yang tak butuh kaidah-kaidah sosial yang sering menyesakkan dada. Disini kita ditantang untuk bicara dengan tulisan dan mendengar dengan mata... rawan distorsi memang, tapi ini lebih baik ketimbang interaksi langsung yang harus dibareng dengan basa-basi, senyum palsu dan tawa kebohongan serta etika-etika normatif palsu lainnya.Media ini akan selalu hadir menjembatani silaturahmi kita dalam format yang lebih aman, jujur, dan minim distorsi. Akan selalu hadir memfasilitasi karya, kreatifitas dan mimpi-mimpi. Akan selalu memancing kita untuk jujur dan tulus menilai tanpa harus berpura-pura dan berbohong, karena disini tidak butuh etika normatif apapun selain etika jurnalisme.

Salam IPMALAY


Sebuah proses pembelajaran tak akan pernah berhenti selama hayat masih dikandung badan...

Sebagai bagian dari proses hidup yang harus penuh warna, proses belajar juga harus selalu dibarengi dengan karya dan kreatifitas yang variatif dan evaluatif...
Disini dituntut kesadaran dan kemauan tinggi untuk mau selalu introspeksi sedalam-dalamnya pada proses yang telah dilalui, pada karakter yang telah terbentuk, pada idealisme yang telah terbangun dan pada mimpi-mimpi yang hendak diwujudkan....

Proses IPMALAY juga tak pernah lepas dari dinamika sosial yang harus mengikuti kaidah alam yang tak mungkin dikesampingkan, harus selalu diwarnai dengan karya, kreatifitas, dan pemaknaan yang tulus, jujur dan manusiawi, tanpa harus menghakimi dan menyalahkan siapapun, tanpa harus memaksakan diri, tanpa harus mengumpat, mencaci dan mencemooh...sebab ketidaksempurnaan adalah juga kaidah alam yang mau tidak mau membutuhkan pemakluman dan pengertian.

Media ini adalah media kita bertemu dan bersilturahmi dalam dunia akal dan fikiran, dalam dunia nurani yang tak butuh kaidah-kaidah sosial yang sering menyesakkan dada. Disini kita ditantang untuk bicara dengan tulisan dan mendengar dengan mata... rawan distorsi memang, tapi ini lebih baik ketimbang interaksi langsung yang harus dibareng dengan basa-basi, senyum palsu dan tawa kebohongan serta etika-etika normatif palsu lainnya.

Media ini akan selalu hadir menjembatani silaturahmi kita dalam format yang lebih aman, jujur, dan minim distorsi. Akan selalu hadir memfasilitasi karya, kreatifitas dan mimpi-mimpi. Akan selalu memancing kita untuk jujur dan tulus menilai tanpa harus berpura-pura dan berbohong, karena disini tidak butuh etika normatif apapun selain etika jurnalisme.

Jumat, 08 Agustus 2008

IPMALAY 27 JULI 2008

IPMALAY 27 JULI 2008

Mari kita panjatkan puji dan syukur kita kepada Allah SWT yang mana telah memberikan kita nikmat iman, kesadaran pikiran, kesehatan sehingga minggu ini kita masih dapat bersilahturahmi dan melaksanakan kegiatan mingguan di sekretariat IPMALAY yang tentunya dengan niat ikhlas dan tulus. Serta kita sampaikan shalawat beriring salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW…..

Ini bukan hal yang aneh lagi buat kita, hanya segelintir orang yang punya keinginan dan kesadaran untuk berpartisipasi. Tapi apakah kita akan berhenti begitu saja, menyerah begitu saja lalu siapa yang akan berbuat jika semua kehilangan nurani terdalamnya???

Susunan acara sebagai berikut :

1.Pembacaan Al-Qur’an yang Alhamdulillah sudah sampai pada surat ali-imran ayat 194 dan berakhir surat An-nisa’ ayat 59. Yang dibacakan secara bergilir dari setiap orang, Mengapa bergilir?bukan karena sebagai ajang hebat-hebatan, tetapi disini kita bisa saling belajar dan memperdalam bagaimana cara membaca Al-Quran dengan yang baik, tanda baca, tazwid yang benar.
2.Pembacaan doa yang dipimpin teman kita Sacipto

3.Kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani dengan tema “Kematian”, yang disampaikan teman kita Khoirunnas sebagai berikut:

Kita tidak tahu kapan kita akan mati, walaupun kita tidak menghendaki tapi bisa saja terjadi saat ini juga, sebenarnya mati kita perlu takut tetapi kehidupan setelah mati yang pantas kita takuti, yang begitu gelap, begitu sempit, begitu sepi ditambah lagi dengan siksaan-siksaan jika kita di dunia banyak melanggar perintah Allah SWT. Unnas memberikan ilustrasi yaitu tentang Presiden Soeharto sejak berhenti menjadi Presiden 1998 mulai saat itulah ia sakit-sakitan, namun kematiannya tertunda 10 tahun, walaupun uangnya banyak tetap ia tidak dapat kekal hidup, walaupun dikelilingi besi baja pasti akan mati juga.

Kehidupan ini hanya cobaan, masih ada kehidupan yang lain, yang lebih pedih yaitu mempertanggung jawabkan perbuatan yang kita lakukan di dunia. Manusia selalu punya keinginan hidup di dunia 1000 tahun lagi lamanya, tetapi tetap saja manusia tidak dapat kekal. Timbul suatu pertanyaan, apakah kita siap mati? Butuh waktu untuk menjawab kita siap mati, waktu itu ialah untuk bertaubat.

Liang Kubur Awal Perjalanan Kita di Akhirat
Suatu hari ada seorang yang bertanya:

“Tatkala mengingat surga dan neraka engkau tidak menangis, mengapa engkau menangis ketika melihat perkuburan?” Utsman pun menjawab, “Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya liang kubur adalah awal perjalanan akhirat. Jika seseorang selamat dari (siksaan)nya maka perjalanan selanjutnya akan lebih mudah. Namun jika ia tidak selamat dari (siksaan)nya maka (siksaan) selanjutnya akan lebih kejam.” (HR. Tirmidzi, beliau berkata, “hasan gharib”. Syaikh al-Albani menghasankannya dalam Misykah al-Mashabih).

Lalu dilanjutkan oleh teman kita Febri, yang mengupas surat Al-‘ASR yang intinya manusia akan berada dalam kerugian jika waktunya disia-siakan untuk keburukkan.
Al-‘ASR:
1.Demi masa
2.Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
3.Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebijakan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.

0 komentar:

Introducing I-SmiLE

Introducing I-SmiLE

I-SmiLE is the IPMALAY’s Small Islamic Learning Environment. Dengannya, mungkin temen-temen warga IPMALAY bisa lebih merasakan bahwa belajar Islam itu tidak harus selalu dengan bentuk kajian besar di mesjid-mesjid atau berada di kelas berame-rame mendengarkan dosen menyampaikan sebuah materi ke-Islaman di depan kelas. Tapi dengan kita belajar Islam dalam bentuk kelompok- kelompok kecil (baca: ber-Small Islamic Learning Environment), dengan jumlah personil yang sedikit 7-10 orang, yang menjadi salah satu metode dalam rangkaian Kegiatan IPMALAY Basic Training Workshop, yakin dech... temen-temen bakal ketagihan abiz.
Kenapa I-SmILE diharapkan bisa efektif, karena dilakukan oleh teman-teman sendiri, yang selalu rindu akan “nur” cahaNya, saudara sekampung yang berbangsa dan berbahasa (hampir) sama, bisa langsung bersitatap dan lebih mengenali temen-temen, jadinya tetap terjaga silaturahmi kita, tentunya tetap bersandar pada Al-Qur’an n Hadist dunk. Biar lebih cepet tuk bisa akses ke resource on line, maka slalu diusahakan acaranya di area Hotspot, jadi lebih mudah memahami materi-materi ke-Islaman yang didapatkan (ini juga disesuaikan dengan kondisi cuaca, ada atau tidaknya motor yang bisa dipinjam, laptop yang bisa dipinjam, de-el-el lah). Kegiatan ini dikemas dengan konsep diskusi, selain bisa melatih keberanian mengungkapkan pendapat, juga bisa memperoleh pandangan lain berdasarkan pendapat temen sekelompok kita tentang masalah yang sedang didiskusikan. Nah, dengan cara seperti ini, materi yang kita bahas otomatis akan terurai lebih detail dan tergali lebih dalam. Selain diskusi, teman-teman bisa ber'curhat' ria, berbagi pengalaman dengan teman-teman lainnya se bangsa dan tanah air.
Jangan khawatir, teman-teman dapat mengemas I-SmiLE ini dengan hal-hal yang menarik, misalnya dengan jalan-jalan, atau sambil makan snack ringan dan lotisan rame-rame, ngopi, atau skalian sambil chatting, ngirim Testi FS, ngeBlog, de-el-el (pokoknya bisa dibuat fun juga ....lah..)
Yakin dech, dengan begitu temen-temen bisa lebih mengenal dekat temen-temen IPMALAY plus para sesepuh adat (yang baik hati dan tidak sombong) yang akan selalu tampil menyebalkan menjadi 'kakak pendamping' kalian selama mengikuti kegiatan IPMALAY Basic Training Workshop. Dengan begitu, kan bisa menambah saudara.

What next's...?
IPMALAY Basic Training Workshop with I-SmILE harapannya tidak hanya bisa menjadi sebuah kegiatan efektif tapi juga poduktif. Temen-temen sudah akan merasakan dong bahwa sebagai seorang mahasiswa (yang jelas berbeda kulturnya dengan masa-masa di sekolah dulu... apalagi mahasiswa Jogja, jangan cuma punya nilai plus dalam segi akademis dan intelektualnya, tapi diharapkan tetap sip dari segi akhlak alias perilakunya juga.

Truss apa hubungannya IPMALAY Basic Training Workshop wih I-SmILE?

Begini, temen-temen pasti sepakat bahwa pembentukan pola fikir maupun perilaku alias akhlak yang baik itu adalah berdasarkan pada sebuah pemahaman yang baik pula terhadap agama. Dan ini tidak bisa berjalan instan dan dilakukan hanya dengan 'bersendiri' saja, melainkan butuh banget teman untuk senantiasa diajak sharring tentang masalah-masalah agama, juga sebagai orang yang akan senantiasa saling mengontrol aplikasinya sebagai wujud kefahaman kita itu jalan atau tidak?
And then....biar pemahaman kita terhadap Islam sebagai agama kita tercinta benar-benar mendalam dan bisa menyeluruh (termasuk sisi akhlak and kepribadian kita), so...perlu cara efektif untuknya. Naah... I-SmILE ini diharapkan banget bisa menjadi salah satu bentuk metode pembelajaran Islam yang cukup efektif untuk mencapai tujuan tersebut. Bangga nggak seeh.. udah cerdas, pinter, kritis, prestasinya oke, akhlaknya TOP BeGeTe lagi !!???
Ok... semoga kita sudah satu frekuensi tentang apa sih I-SmILE itu. Yang pasti kita sudah sama-sama tahu bahwa sebagai seorang muslim itu tidak ada tawar-menawar lagi.... musti, harus, kudu, wajib....menuntut ilmu meski sampai ke negeri Cina umpamanya. Dan dengan mengikuti SmILE-I (kebalik yach?) sebagai salah satu bentuk mencari ilmu, InsyaAllah, kita sedang berproses untuk memenuhi kewajiban kita sebagai seorang muslim. Coz, jangan salah... dalam kegiatan I-SmILE itu kita tidak melulu belajar dan mendapat materi ke-Islaman lho. Temen-temen juga akan mendapat ilmu terkait bidang akademis yang sedang temen-temen tempuh. So, sambil menyelam minum air neeh ceritanya, soale selain temen-temen bisa memahami disiplin ilmu temen-temen dengan mantap di bangku kuliah, temen-temen juga bisa menarik benang merah dengan tinjauannya dari sudut agama kita itu seperti apa sih? Subhanallah, semoga Allah senantiasa memberi kita kemudahan bagi kita dalam menuntut ilmu di dunia sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat. Amiin.
So, temen-temen bersiap-siaplah untuk segera ber I-SmILE ria with I-SmILE ini. Jangan salah, ini bagian dari berlomba dalam kebaikan, namanya juga mencari ilmu di dunia untuk bekal di akhirat (tul gak sih?)
Masih ada yang bingung ato belum kenal??...ato udah nggak sabar untuk segera gabung IPMALAY Basic Training Workshop wih I-SmILE -nya?... Tunggu azza tanggal mainnya. Masih di frekuensi yang sama, bersama I-SmILE. So, masih milih nonton Sinetron??!!

Stay tune with us, every 07.00 PM Monday, Tuesday or Friday (biasanya di Free Hotspot Area berbasis “Kopi Murah”)

Tongkrongin terus review progress kita di http://ipmalay.blogspot.com/ (tempat nongkrong anak Labuhanbatu yang gak doyan nongkrong)



Waspada Online

Koran Indonesia

1 MUSLIM NATION

Agung's sharing